Oleh Villa Soleil · Terbit Oktober 2026 · 8 menit baca
Jawaban singkat: Devdan Show adalah pertunjukan teater sekitar 75–90 menit yang ramah keluarga, menjelajahi lima wilayah Indonesia dengan akrobat dan efek panggung, dipentaskan Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu pukul 19.30 di kawasan ITDC, sekitar 10 menit dari Villa Soleil. Tiket dewasa resmi kira-kira IDR 500.000–850.000 (anak 4–12 tahun setengah harga; konfirmasi tarif terkini). Pilih Devdan kalau membawa anak kecil, sedang musim hujan, atau ingin malam yang santai; pilih Kecak untuk keaslian dan suasananya.
Malam di Nusa Dua biasanya berjalan dengan pola yang sama: makan malam panjang, jalan santai di promenade, lalu tidur lebih awal. Devdan Show adalah satu-satunya acara di semenanjung ini yang memecah pola itu. Pertunjukan teater berdurasi sekitar 75–90 menit ini dipentaskan empat malam seminggu di Bali Nusa Dua Theatre, gedung khusus di dalam kawasan ITDC yang hanya beberapa menit berkendara dari Villa Soleil. Ini bukan tari pura, bukan dinner show, dan memang tidak berusaha menjadi keduanya. Berikut gambaran jujurnya: apa isinya, berapa biayanya, dan siapa yang benar-benar akan menikmatinya.
Devdan (diambil dari bahasa Sanskerta yang kurang lebih berarti “anugerah para dewa”) dipromosikan sebagai “harta karun Nusantara”, dan istilah itu cukup tepat. Dua anak dari rombongan wisatawan menyelinap, menemukan sebuah peti misterius, lalu terbawa berkeliling lima wilayah Indonesia: Bali, Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Papua. Setiap wilayah punya babak sendiri dengan kostum, musik, dan koreografi khas, jadi dalam satu kali duduk Anda berpindah dari tari Bali ke tari piring Sumatra Barat, keanggunan tari keraton Jawa, adegan prajurit Dayak, sampai tabuhan tifa Papua.
Yang membedakannya dari pentas di balai desa adalah tata panggungnya. Ada akrobat kain udara dan trapeze, efek hujan di atas panggung, kembang api, proyeksi, dan tata cahaya kelas gedung pertunjukan. Bayangkan versi ringkas dan ramah keluarga dari produksi ala Las Vegas atau Cirque, tapi dengan bahan baku cerita rakyat Indonesia. Pengamat seni tradisi kadang menyebutnya “Indonesia versi ringan”, dan itu wajar: tariannya distilisasi dan dipersingkat untuk penonton internasional. Namun para penari dan akrobatnya terampil, temponya tidak pernah kendur, dan seluruh pertunjukan tanpa narasi sehingga bahasa tidak jadi soal.
Saat artikel ini ditulis, situs resminya mencantumkan jadwal setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu pukul 19.30 WITA, durasi sekitar 75–90 menit tanpa jeda. Pihak teater meminta penonton tiba minimal 30 menit sebelum pertunjukan; kami sarankan sudah di lokasi pukul 18.45 agar sempat melewati gerbang ITDC dan parkir. Reservasi bisa dilakukan jauh-jauh hari; pada puncak musim liburan Juli–Agustus, Natal–Tahun Baru, dan sekitar libur nasional, kategori kursi terbaik sering habis, jadi pesan seminggu dua minggu sebelumnya, bukan di hari H.
Gedungnya berada di dalam kompleks ITDC, persis bersebelahan dengan Bali Collection dan hanya beberapa ratus meter dari Bali Nusa Dua Convention Center. Dari Villa Soleil di Benoa, perjalanan sekitar 8–12 menit tergantung antrean di gerbang Nusa Dua pada jam pulang kerja. Beberapa hotel di Nusa Dua terhubung dengan shuttle gratis Bali Collection yang berhenti dekat teater; sebagai tamu villa, Anda cukup minta tim kami menyiapkan mobil, yang jauh lebih praktis.
Dua hal yang perlu dicek sebelum memutuskan: teater sesekali tutup untuk acara privat dan pada Hari Raya Nyepi (saat seluruh Bali berhenti total), dan jadwalnya pernah berubah di masa lalu. Pastikan tanggalnya di situs resmi, atau biarkan tim kami menelepon box office pada hari Anda memesan.
Halaman pemesanan resmi menjual tiga kategori kursi standar ditambah satu kelas VIP kecil (18 kursi sofa yang bisa direbahkan, sekitar IDR 1.300.000, tanpa diskon anak). Ketiga kategori standar semuanya punya tarif anak untuk usia 4–12 tahun. Ini harga resmi yang tercantum saat artikel ditulis; promo muncul sesekali dan platform penjual tiket daring kadang memasang harga sedikit berbeda, jadi anggap ini sebagai acuan dan konfirmasi tarif terkini.
| Kategori | Dewasa (IDR) | Anak 4–12 (IDR) | Yang Anda dapat |
|---|---|---|---|
| Kategori A | 850.000 | 425.000 | Paling dekat panggung, pandangan terbaik untuk adegan akrobat udara |
| Kategori B | 650.000 | 325.000 | Kursi tengah, panggung terlihat utuh, nilai terbaik untuk keluarga |
| Kategori C | 500.000 | 250.000 | Kursi belakang atau samping; cukup untuk menikmati spektakelnya, detail kurang terlihat |
Saran jujur soal kursi: gedungnya cukup ringkas sehingga Kategori B adalah pilihan paling pas. Kategori A menempatkan Anda dekat dengan kembang api dan adegan hujan, yang oleh anak kecil bisa sangat disukai atau justru terasa terlalu ramai. Kategori C tidak masalah kalau Anda ingin hemat, tapi ekspresi wajah dan detail kostum yang menghidupkan babak Jawa yang lebih tenang akan hilang. Anak di bawah empat tahun umumnya tidak dikenakan biaya, tapi juga bukan sasaran penonton; bayi jarang tahan sekitar 75–90 menit penuh tabuhan dan lampu.
Untuk keluarga berempat di Kategori B, siapkan sekitar IDR 1.950.000 sebelum promo. Tambahkan mobil semalam dan makan malam sebelum pertunjukan, total pengeluaran malam itu berkisar IDR 2.500.000–3.500.000 tergantung tempat makan.
Cocok, dengan beberapa catatan. Ini salah satu dari sedikit acara malam di Bali selatan yang memang dirancang dengan anak-anak sebagai penonton, dan dua tokoh anak di ceritanya memberi penonton cilik sosok yang bisa mereka ikuti. Panduan kasar berdasarkan pengalaman keluarga yang pernah menginap di villa kami:
Catatan praktis untuk orang tua: tidak ada jeda, jadi ajak anak ke toilet sebelum duduk. Makanan dan minuman dilarang di dalam, kamera dan ponsel wajib dimatikan, dan petugas benar-benar menegakkan aturan ini. Gedungnya sepenuhnya tertutup dan ber-AC, sehingga jadi cadangan yang sangat bagus di musim hujan ketika Kecak di Uluwatu bisa batal karena cuaca.
Ini pertanyaan yang hampir selalu diajukan tamu, jadi kami jawab langsung. Keduanya berbeda jenis, dan kalau malamnya cukup, layak ditonton dua-duanya.
Kecak di Pura Uluwatu adalah pertunjukan yang berakar pada ritual: sekitar 60 menit, di panggung terbuka di atas tebing, seratusan pria bertelanjang dada duduk melingkar sambil melantunkan “cak-cak-cak” sementara matahari tenggelam ke Samudra Hindia, dengan kisah Ramayana dimainkan di tengah dan tari api sebagai penutup. Apa adanya, magis, dan benar-benar Bali. Tapi lokasinya 30–45 menit sekali jalan dari Nusa Dua, ada monyet, cukup banyak berdiri, dan sangat bergantung cuaca.
Devdan adalah pertunjukan produksi: sekitar 75–90 menit, di dalam ruangan, kursi nyaman, produksi kelas atas, bernuansa Indonesia secara luas dan bukan khusus Bali, dan sepuluh menit dari villa. Jauh lebih mudah, terutama dengan anak kecil atau orang tua lanjut usia, dan tidak ada risiko malam yang bubar karena hujan. Yang kurang hanyalah nuansa lokalnya; Anda bisa saja berada di gedung teater bagus di kota mana pun.
Aturan praktisnya: kalau hanya punya satu malam untuk pertunjukan dan ingin merasakan Bali, pilih Kecak di malam musim kemarau yang cerah. Kalau bepergian dengan anak di bawah delapan tahun, sedang musim hujan, atau ingin malam yang santai tapi tetap terhitung wisata budaya, pilih Devdan. Untuk memahami lebih dalam tari-tarian tradisional yang menjadi sumber Devdan, termasuk Legong dan Barong, baca panduan tari tradisional Bali kami.
Karena pertunjukan mulai 19.30 dan Anda diminta hadir 18.45, makan malamnya harus lebih awal atau lebih larut. Dua-duanya bisa. Untuk makan lebih awal, restoran di dalam Bali Collection hanya lima menit jalan kaki dari teater dan sudah terbiasa melayani penonton; minta bon paling lambat 18.30. Untuk makan larut, pesan meja pukul 21.30 di salah satu restoran tepi pantai milik hotel-hotel di sepanjang pesisir Nusa Dua, yang kebanyakan melayani sampai 22.30 atau lebih. Panduan restoran Nusa Dua kami mencantumkan tempat-tempat yang bisa diandalkan untuk meja malam.
Pilihan lain, yang justru lebih disukai tamu langganan kami, adalah makan malam dengan chef pribadi di villa sepulang menonton: anak-anak bisa langsung tidur di suite masing-masing sementara orang dewasa makan di tepi kolam. Beri tahu tim kami minimal sehari sebelumnya.
Pakaian smart-casual; tidak ada aturan resmi, tapi gedungnya cukup dingin sehingga atasan tanpa lengan bukan ide bagus. Parkir luas kalau menyetir sendiri, meski jalur satu arah di dalam ITDC sering membingungkan pendatang baru, satu lagi alasan untuk memakai sopir.
Anda bisa memesan langsung di situs resmi, yang menerima kartu dan mengirim e-tiket, atau lewat platform tiket daring. Tamu Villa Soleil biasanya lebih praktis mengirim WhatsApp ke tim kami (+62 877 7000 1535) dengan tanggal, jumlah dewasa dan anak, serta kategori yang diinginkan. Tim kami mengecek ketersediaan ke box office, mengamankan kursi, dan menyiapkan mobil semalam sehingga tidak ada yang perlu memikirkan gerbang ITDC atau parkir. Tidak ada mark-up di tiketnya; Anda membayar tarif teater, dan bila sedang ada promo, tim kami akan memberi tahu.
Kalau Anda sedang menyusun rencana yang lebih luas di Bali selatan, pertunjukan ini pas dipadukan dengan pagi bermain water sport di Tanjung Benoa atau sekadar hari santai di kolam, karena tidak butuh perjalanan jauh maupun stamina. Keluarga yang merancang liburan seminggu penuh bisa membaca catatan kami tentang liburan Bali bersama anak untuk menyelipkan malam seperti ini di antara day trip yang lebih berat.
Devdan Show bukan pertunjukan paling otentik di Bali, dan memang tidak mengklaim demikian. Namun ia yang paling rapi produksinya, paling ramah anak, dan jelas paling praktis bagi siapa pun yang menginap di Nusa Dua atau Benoa. Datanglah dengan ekspektasi perayaan budaya Indonesia yang cerah, cepat, dan terlatih rapi, bukan upacara pura, dan Anda akan pulang puas. Duduk di Kategori B, tiba pukul 18.45, tinggalkan kamera di villa, dan serahkan sisanya pada tim kami.
Ditulis oleh tim Villa Soleil. Hubungi kami untuk merencanakan menginap di Nusa Dua.