BerandaKamarGaleriLokasiPanduanReservasiEnglish →

Dataran Tinggi Bedugul: Wisata Sehari ke Pura Terapung dari Nusa Dua

Oleh Villa Soleil · Terbit Juli 2026 · 7 menit baca

Pelinggih Pura Ulun Danu Beratan menjulang dari danau berkabut di Bedugul, Bali
— Pelinggih meru Pura Ulun Danu Beratan tampak mengapung di Danau Beratan saat kabut pagi mulai terangkat.
Jawaban singkat Jawaban singkat: Bedugul berada sekitar 60–65 km di utara Villa Soleil di Nusa Dua — kira-kira 2 sampai 2,5 jam sekali jalan dengan mobil pribadi. Berangkat pukul 07.30–08.00 agar tiba di Pura Ulun Danu Beratan sebelum bus rombongan, nikmati udara sejuk 18–22°C, lalu padukan dengan Kebun Raya Bali, Pasar Bedugul, dan kebun stroberi sebelum kembali untuk berenang sore.

Di suatu titik setelah Desa Pancasari, udara yang masuk lewat jendela mobil berubah sejuk dan beraroma pinus serta asap kayu. Anda telah tiba di dataran tinggi Bedugul — sebuah kaldera berisi danau-danau kawah di ketinggian sekitar 1.200–1.400 meter di atas permukaan laut, tempat Bali menumbuhkan stroberi dan bunga hortensianya. Bagi tamu di Villa Soleil, inilah wisata sehari yang langka: pagi hari Anda menukar pantai dengan sweter, lalu sore harinya tetap bisa kembali ke kolam renang.

Ini adalah panduan menjalani Bedugul sebagai wisata sehari yang santai dari villa — pura terapung, kebun raya, pasar hasil bumi, dan kebun stroberi. Kami menulisnya dari sudut pandang perjalanan ke utara, karena logistik dari Nusa Dua-lah yang menentukan sukses tidaknya hari itu.

Mengapa dataran tinggi terasa seperti Bali yang berbeda

Sebagian besar gambaran wisatawan tentang “Bali” adalah bagian selatan yang hangat — pantai, ombak, sawah di panasnya dataran rendah. Bedugul adalah kebalikannya. Berpusat pada tiga danau kawah (Beratan, Buyan, dan Tamblingan), kawasan ini adalah lumbung sayur sekaligus sumber air bersih dan pagi yang sejuk bagi pulau ini. Suhu siang berkisar 18–22°C, dan pagi hari bisa lebih dingin lagi, dengan kabut yang menyelimuti danau sebelum matahari mengusirnya.

Bagi keluarga yang sudah beberapa hari di pesisir, pergantian suasana ini benar-benar menyegarkan. Setelah awal liburan yang penuh pantai, tamu kami sering menyelipkan Bedugul sebagai “hari sejuk” — kesempatan memakai sweter, menyeruput kopi gunung yang panas, dan melihat bagian Bali yang menumbuhkan hasil bumi yang Anda temui di mana-mana.

Ulun Danu Beratan: pura terapung

Alasan utama orang datang ke Bedugul adalah Pura Ulun Danu Beratan, pura danau yang pelinggih meru bertingkatnya tampak mengapung di permukaan Danau Beratan saat air sedang tinggi. Pura ini pernah menghiasi uang kertas 50.000 rupiah, dan dipersembahkan untuk Dewi Danu, dewi danau yang dihormati para petani di hilir yang bergantung pada airnya.

Kompleks pura ini lebih dari sekadar pelinggih terkenal itu. Halamannya adalah taman tepi danau yang terawat, penuh kamboja, tanaman pangkas, dan pelataran yang tenang, mudah dijelajahi dalam 45–60 menit. Datanglah pagi — gerbang buka sekitar pukul 08.00 — dan Anda bisa menikmati pantulan air hampir sendirian sebelum bus rombongan datang sekitar pukul 10.00. Tiket masuk sekitar Rp75.000 untuk dewasa dan Rp50.000 untuk anak. Ada aturan berpakaian sederhana; tutup bahu dan lutut sebagai bentuk hormat, seperti di pura mana pun. Artikel kami tentang etika budaya Bali dan panduan pura Bali layak dibaca sebentar sebelum berangkat.

Kebun Raya Bali

Hanya sebentar berkendara dari pura, Kebun Raya Bali — Kebun Raya Eka Karya Bedugul — adalah kebun raya terbesar di Indonesia, terbentang di lebih dari 150 hektare hutan dataran tinggi yang sejuk. Ini perhentian yang luar biasa namun sering diremehkan, terutama bersama anak-anak. Daya tariknya meliputi rumah anggrek, koleksi kaktus, taman begonia dan mawar, serta pohon-pohon menjulang berselimut lumut yang terasa hampir seperti pegunungan alpen.

Tiket masuknya murah (sekitar Rp30.000 per orang, dengan tambahan biaya kendaraan jika masuk dengan mobil), dan kebun ini cukup luas sehingga membawa mobil atau menyewa buggy masuk akal jika ingin menjelajah banyak area. Jika rombongan Anda penuh energi, taman petualangan Bali Treetop di sebelahnya menawarkan flying fox dan jalur tali di antara kanopi — tiket terpisah, tetapi cara seru menghabiskan satu jam untuk anak yang lebih besar dan remaja.

Pasar Bedugul & kebun stroberi

Tepat di sisi danau, pasar hasil bumi Bedugul (Pasar Candikuning) adalah ledakan warna khas dataran tinggi — tumpukan stroberi, markisa, sayuran gunung, rempah kering, dan pot-pot hortensia. Tempat ini ramai turis dan harga awalnya tinggi, jadi tawarlah dengan lembut dan dengan senyuman; catatan kami tentang belanja oleh-oleh Bali juga berlaku di sini. Sekilo stroberi, polong vanili segar, atau sekantong kopi arabika Bali jadi oleh-oleh yang mudah dan benar-benar lokal.

Tersebar di sepanjang jalan antara Bedugul dan Pancasari ada kebun stroberi petik sendiri, tempat dengan biaya kecil Anda bisa berkeliling barisan tanaman, memenuhi keranjang, dan membayar per berat. Beberapa punya kafe yang menyajikan jus stroberi, panekuk stroberi, dan cokelat panas — persis hal yang terasa lebih nikmat di udara gunung yang sejuk. Ini perhentian yang manis dan santai bersama anak, cocok dipadukan dengan perencanaan liburan Bali bersama anak kami.

Contoh jadwal sehari dari Nusa Dua

Karena Bedugul berjarak lebih dari dua jam berkendara, urutan perhentian sangat menentukan. Inilah ritme yang kami sarankan kepada tamu agar harinya lancar, tidak terburu-buru, dan tetap sampai rumah untuk berenang petang.

WaktuAktivitasCatatan
07.30Berangkat dari Villa Soleil, Nusa DuaSopir menjemput di gerbang; kopi & roti dibawa pergi
09.45Tiba di Ulun Danu BeratanDahului bus rombongan; cahaya terbaik untuk pantulan air
11.00Pasar Bedugul & kebun stroberiBeli stroberi; istirahat kopi atau jus
12.00Kebun Raya BaliRumah anggrek, piknik, opsi taman treetop
13.30Makan siang dataran tinggiWarung tepi danau atau kafe kebun stroberi
14.30Kembali ke Nusa DuaOpsi mampir Tamblingan atau Jatiluwih
17.00Tiba kembali di Villa SoleilBerenang sore di kolam pribadi

Cara menuju ke sana & perkiraan biaya

Tidak ada transportasi umum yang praktis untuk perjalanan ini dari selatan, dan jalan pegunungannya — berkelok, kadang berkabut di sore hari — sebaiknya diserahkan kepada sopir lokal berpengalaman. Mobil pribadi sehari penuh dengan sopir dari Nusa Dua biasanya Rp700.000–900.000 per hari, termasuk bahan bakar dan waktu tunggu sopir, tergantung berapa banyak perhentian yang Anda tambahkan. Dibagi satu keluarga atau beberapa kamar, biaya itu sangat sepadan. Untuk gambaran lengkap soal tarif dan pilihan, lihat panduan transportasi Bali dan biaya liburan Bali kami.

Yang perlu dibawa & tips praktis

Kesalahan paling umum adalah berpakaian untuk pantai. Bedugul itu sejuk, kadang gerimis, dan Anda akan bersyukur membawa lapisan pakaian.

Jika rombongan Anda lebih suka sesuatu yang lebih santai dan dekat rumah, Bedugul juga berpadu wajar dengan pelarian utara dan pedalaman lain — banyak tamu menggabungkannya dengan hari terpisah di Ubud atau pendakian sunrise Gunung Batur di awal masa inap, sehingga tema dataran tinggi terasa utuh.

Yang kami atur di Villa Soleil

Kami bisa menyiapkan sopir tepercaya yang hafal jalan pegunungan, sarapan bawa agar Anda tiba di pura sebelum keramaian, serta rute khusus lewat Tamblingan atau Jatiluwih jika Anda mau. Kirim pesan ke tim Villa Soleil lewat WhatsApp untuk mengaturnya.

Bacaan terkait

Ditulis oleh tim Villa Soleil. Hubungi kami untuk merencanakan menginap di Nusa Dua.

Bangun di Nusa Dua, kejar kabut gunung sebelum tengah hari.

Booking LangsungReservasi